ZIARAH FIKIR : SYAIR ANNANGGURU
Oleh : Muhammad Arif Yunus

By Admin PPSP 14 Apr 2019, 15:17:34 WITA | Dibaca 345 Kali Kutipan Alumni
ZIARAH FIKIR : SYAIR ANNANGGURU

Syair ini kuperuntukkan untuk seluruh guru-guruku wabil khusus guru-guru saya yang ada di Pondok Pesantren Salafiah Parappe terutama Annangguru KH Abdul Latif Busyrah (semoga beliau selalu dalam keadaan sehat dan deberi umur yang panjang, amin..). Syair ini pun merupakan penulis peruntukkan dalam kegiatan ZAMALI (Ziarah Makam Ulama), pribadi sangat ingin merumput dengan para santri untuk berkunjung kemakam Ulama, yang mana pribadi hanya bisa merasakan kenikmatannya dari media sosil.

 

Annangguru engkau adalah mat air

Kini maqam-mu adalah sebuah perbendaharaan,

Dan yang kamu miliki adalah sebuah rantai emas.

 

Kami tidak ada artinya bagimu

Kaulah bukti! Tanpa engkau, kami tidak akan bebas,

Dari carut-marutnya dunia,

meski kami tawarkan sejuta pembuktian.

 

Wahai kalian..

Apakah engkau mengetahui siapa Anangguru itu.

Dia adalah “Annangguru” karena akal dan akhlaknya.

Bukan karena eksistensi yang lain.

 

Jika engkau ingin mengetahui esensi dunia,

Temukan seorang Annangguru,

Seorang yang telah bebas dari selubung taqlid buta,

Dan melihat hakikat segala sesuatu dengan cahaya Tuhan.

 

Cahayanya murni, tak mengenal bukti dan eksposisi

Mengelupas kulit dan masuk kedalam hati

Jangan kau tautkan tanganmu pada yang selain Annangguru

Karena hanya tangannya yang dilindungi Tuhan

 

Jadikan akalmu sahabat bagi akal seorang Annangguru yang sempurna,

Sehingga ia tidak bebas dari perbudakan-perbudakan kebiasaan buruk

 

Apakah kamu ingat tuturan indah Nabi-mu, yang mengatakan “aku adalah sebuah perahu ditengah-tengah gelombang masa.

Dan apakah engkau tau jikalau Annangguru itu pewaris Nabi-mu

 

Ketika engkau bersama dengan seorang Annangguru,

Kebodohan tidak akan menghampirimu

Engkau dilindungi dengan roh dari roh yang diberkati

 

Jangan jauh dari Nabi pada masamu (Annangguru)!

Jangan kau bersandar pada kemampuan dan langkah-langkah kakimu sendiri!

 

Meski kau adalah singa, jika menapakai jalan tanpa seorang penuntun kau akan tertipu, sesat dan terhina.

 

Senin 08 april 2019

 




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment