MEMAKNAI ARTI PENTING KEMERDEKAAN, SALAFIYAH PARAPPE GELAR UPACARA
Oleh : Tim Redaksi

By Admin PPSP 17 Agu 2019, 13:54:12 WITA | Dibaca 175 Kali Liputan
MEMAKNAI ARTI PENTING KEMERDEKAAN, SALAFIYAH PARAPPE GELAR UPACARA

"Betapa pentingnya makna nikmat kemerdekaan ini," Demikian prolog awal pembina upacara HUT RI yg ke 74 yang dilaksanakan secara sederhana di Kampus II Pondok Pesantren Salafiyah Parappe ( PPSP), Sabtu pagi 17 Agustus 2019.

"Indikator betapa pentingnya makna kemerdekaan ini paling tidak, dapat dijabarkan dalam dua hal," Ungkap Ustadz Subhan sebagai pembina upacara menjelaskan lebih jauh dalam amanahnya dihadapan ribuan santri dan santriwati beserta seluruh keluarga besar PPSP.

"Berkibarnya bendera ini sejak 74 tahun silam adalah jerih payah serta tetes keringat dan darah para ulama yg berjuang merebut kemerdekaan," Terangnya kemudian.

"Sehingga indikator penjabaran makna penting kemerdekaan pertama adalah menjadi kewajiban bagi kita mensyukuri kemerdekaan ini dengan merawat dan menjaga NKRI sepanjang masa sebagai warisan dari ulama kita terdahulu," Imbuhnya menjelaskan.

Lebih jauh dalam amanahnya itu beliau menegaskan," Andai ada orang atau kelompok tertentu diluar sana yg mengatakan dengan mudahnya bahwa Indonesia adalah negara kafir, maka secara tidak langsung orang atau kelompok tersebut adalah musuh ulama, kalau ia musuh ulama maka sejatinya ia adalah musuh ummat Islam secara keseluruhan".

"Sebaliknya, bagi siapa yang mensyukuri nikmat kemerdekaan ini lalu menjaga dan merawatnya, maka sesungguhnya ia telah bersahabat dengan ulama karena telah menjaga dan merawat warisannya," Terangnya membakar nasionalisme para santri.

"Indikator penjabaran kedua adalah kemerdekaan itu telah menjadikan kita sebagai bangsa berdaulat, yg kini tanpa tekanan, tanpa paksaan, tanpa diskriminasi seperti yg diderita nenek moyang kita dahulu di masa kolonial," Ungkapnya dengan penuh semangat.

"Maka mumpung merdeka, gunakanlah untuk mengaji, bekerja dan berkarya dengan sebaik-baiknya untuk memajukan agama dan bangsa ini,"Tutupnya dengan pekikan kalimat merdeka di akhir kalimatnya.

Diakhir upacara, pendiri dan pimpinan PPSP Annangguru KH. Abd. Latif Busyra menutup rangkaian seluruh acara tersebut dengan memimpin doa bersama untuk para pejuang, pahlawan dan ulama pendiri bangsa.

Ditemui terpisah di lokasi upacara, Ketua Dewan Pimpinan Harian PPSP Ustadz Qamaruddin memberikan penjelasan, " Upacara HUT RI yang ke 74 ini adalah bentuk kesyukuran kepada Allah Swt atas nikmat kemerdekaan disamping upaya literasi kebangsaan bagi para santri dan ini dilakukan secara mandiri sejak 5 tahun yang lalu," Tegasnya.

#Merdeka




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment